PPKn Kelas 7, Pertemuan ke 6
Pertemuan ke 6 tgl 23 Agustus 2021
Assalamu’alaikum anak-anakku yang sholeh dan sholiha Kelas 7. Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga kita selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan aktivitas. Aamiin. Sebelum pembelajaran dimulai marilah kita membaca basmalah bersama. “Bismilahirrohmanirohim”. Pada pertemuan kali ini kita membahas tentang “ Semangat Komitmen para Pendiri Negara dalam Merumuskan dan Menetapkan Pancasila sebagai Dasar Negara” Tujuan pembelajaran: Setelah Pembelajaran siswa diharapkan dapat Menunjukkan Semangat Komitmen para Pendiri Negara dalam Merumuskan dan Menetapkan Pancasila sebagai Dasar Negara.
*SEMANGAT
Pendiri Negara dalam Merumuskan dan Menetapkan Pancasila
Para pendiri negara merumuskan
Pancasila dijiwai semangat dan komitmen kebangsaan yang luhur demi terciptanya
Indonesia Merdeka. Semangat kebangsaan yang tertanan dalam diri rakyat
Indonesia akan mendorong rasa cinta tanah air dan rela berkorban demi
kepentingan bangsa dan negara. Seseorang memiliki semangat kebangsaan akan
memiliki rasa bangga sebagai warga negara Indonesia. Kebanggaan sebagai bangsa
yang besar dapat kita rasakan, misalnya ketika bendera merah putih berkibar
dalam pertandingan tingkat Internasional atau saat kita menyanyikan lagu
kebangsaan Indonesia, yaitu Indonesia Raya.
Untuk mengisi dan mempertahankan
kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia diperlukan semangat kebangsaan
dari warga negaranya. Semangat kebangsaan disebut juga nasionalisme.
Nasionalisme adalah suatu paham yang menganggap(ajaran) untuk mencitai bangsa
dan negara sendiri. Kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara
potensional atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan, mengabadikan
identitas, integritas, kemakmuran dan kekuatan bangsa. Ini sebagai bentuk
kesadaran dan cinta tanah air yang
ditunjukkan melalui sikap dan tingkah laku masyarakat. Sikap dan perilaku
nasionalisme yang harus dimiliki warga negara meliputi : harus mematuhi aturan
yang berlaku, mematuhi hukum negara, melestarikan budaya Indonesia, menciptakan
dan mencintai produk dalam negeri, serta bersedia melakukan aksi nyata membela
negara. Nasionalisme dapat dibedakan menjadi :
a.
Nasionalisme dalam arti sempit
Nasionalisme
dalam arti sempit mengandung makna perasaan kebangsaan atau cinta terhadap
bangsanya yang sangat tinggi dan berlebihan sehingga memandang rendah terhadap
bangsa lain. Nasionalisme ini bersifat negatif. Nasionalisme dalam arti sempit
disebut juga Chauvinisme.
b.
Nasionalisme dalam arti luas
Nasionalisme
dalam arti luas mengandung makna perasaan cinta yang tinggi atau bangga
terhadap tanah air dan tidak memandang rendah bangsa lain. Nasionalisme ini
bersifat positif.
Selain
nasionalisme, semangat kebangsaan yang lain adalah patriotisme. Secara harfiah,
patriotisme berasal dari kata “ patria” yang artinya cinta tanah air. Kata
patria kemudian berubah menjadi kata patriot yang artinya seseorang yang
mencintai tanah air. Jadi, patriotisme adalah semangat cinta tanah air atau
sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk mempertahankan
bangsanya. Adapun ciri-ciri patriotisme sebagai berikut :
1.
Cinta tanah air
2.
Rela berkorban untuk kepentingan bangsa
dan negara
3.
Menempatkan persatuan, kesatuan serta
keselamatan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan
4.
Berjiwa pembaharu
5.
Tidak kenal menyerah
Jiwa
patriotisme sudah terlihat dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, misalnya
bentuk kerelaan pahlawan bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan
dengan mengorbankan jiwa dan raga. Jiwa dan semangat bangsa Indonesia dalam
merebut kemerdekaan sering disebut sebagai jiwa dan semangat ’45. Berikut jiwa
dan semangat’45 yang dimiliki oleh para pahlawan bangsa:
1.
Pro-patria dan Primus patrialis yang
artinya mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan tanah air.
2.
Jiwa solidaritas dan kesetiakawanan dari
semua lapisan masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan.
3.
Jiwa toleran atau tenggang rasa antar
suku, antar agama, antar golongan, dan antar bangsa.
4.
Jiwa tanpa pamrih dan bertanggung jawab.
5.
Jiwa kesatria dan kebesaran jiwa yang
tidak mengandung balas dendam.
Nilai-nilai
patriotisme dapat ditampilkan dalam perilaku kehidupan sehari-hari, baik di
lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat bangsa dan negara.
Dalam
kehidupan keluarga :
1.
Menonton film-film perjuangan dengan
didampingi orang tua.
2.
Membaca buku-buku yang bertemakan
perjuangan didampingi orang tua.
3.
Mengibarkan bendera merah putih di depan
rumah pada hari besar nasional dengan baik dan benar.
Dalam
kehidupan sekolah :
1.
Melaksanakan upacara di lingkungan sekolah
2.
Menghayati dan memahami makna lagu-lagu
perjuangan
3.
Mengaitkan setiap materi pembelajaran
dengan nilai-nilai kepahlawanan
Dalam
kehidupan bermasyarakat :
1.
Melaksanakan upacara hari besar nasional
seperti hari Kemerdekaan, Kebangkitan nasional, hari pahlawan
2.
Mengamalkan sikap kesetiakawanan
nasional di lingkungan sekitar
3.
Memelihara kerukunan dengan sesama warga
masyarakat.
*KOMITMEN
para Pendiri Negara dalam Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara
Komitmen
merupakan keteikatan untuk melakukan sesuatu. Sikap dan perilaku yang ditandai
oleh rasa memiliki, memberikan perhatian, melakukan usaha untuk mewujudkan
harapan dan cita-cita dengan sungguh-sungguh. Seseorang yang memiliki komitmen
terhadap bangsa adalah orang yang akan mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan
pribadinya.
Komitmen yang dimiliki para
pendiri negara dalam merumuskan dan menetapkan Pancasila sebagai Dasar Negara:
a.
Memiliki Semangat Persatuan dan
Nasionalisme.
Pendiri
negara memiliki semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme yang tinggi
diwujudkan dalam bentuk mencintai tanah air
b.
Adanya Rasa Memiliki terhadap Bangsa
Indonesia
Pendiri
negara dalam merumuskan Pancasila dilandasi oleh rasa memiliki terhadap bangsa
Indonesia. Oleh karena itu, nilai-nilai yang lahir dalam Pancasila adalah
nilai-nilai yang berasal dari bangsa Indonesia sendiri. Nilai Ketuhanan,
kamanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial merupakan nilai-nilai
yang berasal dan digali dari bangsa Indonesia
c.
Selalu Bersemangat dalam Berjuaang
Para
pendiri negara selalu bersemangat dalam memperjuangkan dan mempersiapkan
kemerdekaan bangsa Indonesia seperti, Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta dan para
pendiri negara lainnya yang mengalami cobaan dan tantangan perjuangan yang luar
biasa. Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta berkali-kali dipenjara oleh Belabda,
namun dengan semangat perjuangannya mereka tetap bersemangat memperjuangkan
kemerdekaan Indonesia
d.
Mengutamakan Kepentingan Negara di Atas
Kepentinga Pribadi
Melakukan
pengorbanan pribadi dengan cara menempatkan kepentingan negara di atas
kepentingan pribadi
e.
Mendukung Cita-Cita Bangsa
Komitmen
pendiri negara yang dapat kita teladani adalah mendukung dan berupaya secara
aktif dalam mencapai cita-cita bangsa, yaitu merdeka, bersatu, berdaulat, adil
dan makmur.
* Semangat dan komitmen kebangsaan para pendiri negara dalam
merumuskan dan menetapkan Pancasila sebagai dasar negara harus kita teruskan
sebagai generasi muda penerus perjungan bangsa.
a.
Semanagat Persatuan dan Kesatuan
Semangat persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan para pendiri negara dalam proses perumusan Pancasila dapat kitateladanidalamkehidupansehari-hari.
Berikut contoh semangat
persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Contohnya:
-
Membiasakan hidup rukun dan saling
menolong antar manusia
-
Menyelesaikan masalah dengan
kekeluargaan, tidak dengan kekerasan
-
Memandang dan memperlakukan orang lain
secara sama tanpa diskriminasi
-
Menghargai perbedaan dan bersikap
toleransi terhadap orang lain
-
Mengerti atau merasakan kesedihan dan
penderitaan orang lain, serta tidak mudah marah atau menyimpan dendam
b.
Musyawarah untuk Mencapai Mufakat
Musyawarah
merupakan cara penyelesaian masalah secara kekeluargaan demi mencapai mufakat
atau hasil keputusan yang disepakati bersama. Budaya bermusyawarah telah
diwariskan oleh nenek moyang bangsa Indonesia
kepada setiap generasi.
c.
Rela Berkorban
d.
Rasa Cinta Tanah Air
*Semangat Perumusan dan Penetapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Semangat dan komitmen para pendiri negara jangan dipandang sebagai sejarah perjuangan pada masa lampau melainkan diteladani dalam kehidupan sekarang ini.
Berikut beberapa contoh sikap mewujudkan semangat dan komitmen para pendiri negara dalam kehidupan sehari-hari. a. .Lingkungan Keluarga
1.
Meringankan beban orang tua sesuai
dengan kemampuan
2.
Menghormati semua anggota keluarga
3.
Mematuhi peraturan yang ada dalam
kehidupan keluarga
b. b. Lingkungan Sekolah
1.
Menjalin
kerja sama dengan teman di sekolah
2.
Giat belajar meraih prestasi
3.
Tidak membeda-bedakan teman dalam
bergaul
c. c. Lingkungan Masyarakat
1.
Mengikuti kegiatan di masyarakat
2.
Peduli terhadap warga masyarakat lainnya
3.
Berpartisipasi dalam kehipupan
masyarakat dengan bersosialisasi
d.
Lingkungan Berbangsa dan Bernegara
1.
Mentaati peratuaran perundang-undangan
yang berlaku
2.
Tidak membeda-bedakan suku, ras, agama,
dan golongan
3.
Mengamalkan Pancasila dalam kehidupan
sehari-hari
Anak-anak, tolong tetap komen di blog untuk presensi kalian hari ini. Selamat mengerjakan .
Tugas: soal
di link berikut:
Sebelum pertemuan kita
akhiri mari kita baca hamdalah bersama.
“Alhamdulillahhi Robbil Alamin”.
Wassalamu’alaikum.
Tetap semangat belajar
anak-anakku, jaga kesehatan dengan
selalu menerapkan Prokes !
Najwa Nova Azahra
BalasHapus7C
20
Endra Ahmad Prasetya
BalasHapus7B
9
Jasmin Dwi Nurani
BalasHapus7C
16
Rafi ahmad wibowo
BalasHapus7C
25
Ghinaa Asmiranda Putri
BalasHapus7C
14
Dyah ayu pertiwi
BalasHapus7
7E
Diaz Adi Putra
BalasHapus11
7D
Renata oktaviana putri
BalasHapusVllE
23
Muh Arya PBN
BalasHapus7c
18
Niva Safitri
BalasHapus23 / 7C
Muhammad Rayhan Saputra
BalasHapus25
7F
Fahri dwi aryanto
BalasHapus7F
14
diki frediyansyah
BalasHapus7C
8
C.aulia afani
BalasHapus7D
10
Zaid Muhaiminun Anwa
BalasHapus7A
31
Rifqii arkan rafidan
BalasHapus25
7E
Widya karuniawati
BalasHapus7B
30
Karina nan tidarantau
BalasHapus7E
14
Nova salsabila noor arifah
BalasHapus7c
24
Riana Dwi Prastiwi
BalasHapus7E
24
Bagus Danu Dewandaru
BalasHapus7f
7
Muhammad Nasrulloh
BalasHapus7F
23
Dhimas Aditya Pratama
BalasHapus11
7F
Denisa Putri Anggraeni
BalasHapus7F
10
BRIYAN YUDHA RAVITO NOVA
BalasHapus7E
4
Alfanda Dewa Candra Priyatna
BalasHapus03/7D
Hadir
Febrina Selvi Azzahra
BalasHapus7D
15
Gita Ika Fatmawati
BalasHapus7D
16
Diana Alya Fadia
BalasHapus7C
7
Herlyn Candra Sunu H
BalasHapus8f
15
Adeliasari Kusumaningtyas
BalasHapus7F
1
Keysha Oliviana Saputri
BalasHapus7D
17
Niken ayu lestari
BalasHapus7C
21
Muhammad ifam hanafi
BalasHapus7F
22
Alisa Anggraini
BalasHapus7c
2
Humaira Azzahra Ramadhani
BalasHapus17
7F
Saharani Azzahra
BalasHapus27
7E
Feniana rahama anggraeny
BalasHapus7c
13
Virna kurnua fadhilah
BalasHapus7D
28
Virna kurnia fadhilah
BalasHapus7D
29
Ryo setiawan
BalasHapus7B
27
Nadilla Camelia Dwina Putri
BalasHapus7A
19
Muhammad Hasbi 7E no.absen 19
BalasHapusSifa Aninda putri
BalasHapus7D
25
Sholihatul mardliyah
BalasHapus7A
29
Diptya Luthfan Nabil
BalasHapus7b
7
Angga wahyu pratama
BalasHapus7D
6
Nisrina Zulfa Widhiadana
BalasHapus7A
22
Azkiya mutiara
BalasHapus76
Azkiya mutiara
Hapus7A
6
Nurul Azkiya Mozza
BalasHapus7A
23
Sifa kurniawati
BalasHapus29
7C
Hafid Hijra Fahriza
BalasHapus7 f
16
Jovan herdiansyah
BalasHapus8f
17
Piaggio Cindy Murti
BalasHapus7F
27
Atika Saputri
BalasHapus7A
4
Tata aditiya fairus
BalasHapus7d
27
Adinda Khairunnisa
BalasHapus7B
2
Arif Hidayat
BalasHapus7d
8
Deka aswa khasanah
BalasHapus7A
8
Kiara Tutur Pandita
BalasHapus7A
13
Arya Lukita Candra
BalasHapus7F6
Anisa Dwi Hastuti
Hapus7F
5
Fajar Sebastian coe
BalasHapus7C
11
Muhammad Raka Jannata
BalasHapus7B
19
Sujud rohman
BalasHapus30
7E
Brikacahyaningtyas
BalasHapus7e
3
12
BalasHapus7E
Poppy Octaviani
BalasHapus7f
28
faiz alfan kahabib
BalasHapus7D
14
Basith Al muis navsya
BalasHapus7c
5
Rizka Dwi Kurniawati
BalasHapus7A
27
Sofia evi
BalasHapus7E
29
Pandu Eka Prasetya
BalasHapus7D
22
Iqbal putra raikhan
BalasHapus7F
19
Muhammad Arya Perwira Brata Nurdianto
BalasHapus7C/18
Achmad al nurvianto
BalasHapus7b
1
Dina katarina putri
BalasHapus7C
9
Bagas Pratama
BalasHapus7E
2
Nama:Fatikhah Nur Ikhsan
BalasHapusKelas:7E
No:11
Mei Khasanah
BalasHapus7E
17
Clara Sinta
BalasHapus7c
6
Cantika kaila Kurnia elisa
BalasHapus8
7F