PPKn Kls 7 Pertemuan ke 5
Pertemuan
ke 5 tgl 16 Agustus 2021
Assalamu’alaikum anak-anakku yang sholeh dan sholihah, kelas 7
MTs Negeri 1 Sleman. Bagaimankabar kalianhari ini ?
Semoga
kita selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan aktivitas. Aamiin
Sebelum
pembelajaran dimulai marilah kita membaca basmalah bersama. “Bismilahirrohmanirohim”
Pada
pertemuan kali ini kita membahas tentang “Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara"
Tujuan
pembelajaran: Setelah Pembelajaran siswa
dapat mendeskripsikan penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara.
Proses
Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara
Kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II membuka kesempatan bagi bangsa
Indonesia untuk Drs. Moh Hatta. PPKi yang dibentuk oleh Jepang kemudian
ditambah anggotanya menjadi 27 orang. Perubahan anggota PPKI memiliki nilai
strategi karena PPKi murni dibentuk bangsa Indonesia untuk mempersiapkan
kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kesan bahwa PPKI bentukan
Jepang hilang.
Janji kemerdekaan pemerintah Jepang
kepada bangsa Indonesia belum juga diberikan. Para pendiri negara berencana
akan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945. Namun
pada tanggal 6 Agustus 1945 Sekutu menjatuhkan bom atom pada Jepang di kota
Hiroshima dan pada tanggal 9 Agustus 1945 dijatuhkan di kota Nagasaki. Serangan
ini membuat Jepang tidak berdaya. Jepang akhirnya menyerah tanpa syarat kepada
sekutunpada tanggal 15 Agustus 1945. Sejak saat itu terjadi kekosongan kekuasaan (vacuum of power) di Indonesi a.
Dengan tersiarnya berita menyerahnya Jepang kepada
sekutu, para pejuang dan pemuda mendesak supaya Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta
secepatnya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia tanpa melalui rapat PPKI.
Menurut golongan pemuda, PPKI adalah buatan Jepang. Mereka berpendapat kalau
proklamasi dilakukan oleh ketua PPKI , berarti negara Indonesia merupakan
buatan atau bantuan Jepang.
Golongan tua tidak sependapat apabila Proklamasi
Kemerdekaan tanpa dipersiapkan secara matang. Oleh nkarena itu, terjadilah
perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda. Golongan muda
dipelopori oleh Soekarni, Chaerul Saleh dan Adam Malik. Sementara golongan tua
dipelopori oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta.
Pada tanggal 16 Agustus 1945 dini hari para pemuda
membawa Ir. Soekarno (bersama Nyonya Fatmawati dan Guntur Soekarno Putra yang
baru berusia 9 bulan) dan Drs. Moh Hatta ke Rengasdengklok (peristiwa Rengasdengklok).
Diantara para pemuda yang mengawal Ir. Soekarno dan Moh Hatta ke Rengasdengklok
adalah Soekarni, Joesof Koento dan Singgih. Pada saat itu Rengasgengklok
diduduki oleh satu Kompi Peta yang dipimpin oleh Shodanco Seobeno. Alasannya
Rengasdengklok dijadikan tempat untuk mengamankan Soekarno-Hatta sebagai
berikut :
a. 1. Jauh
letaknya sehingga perpengaruh pemerintah pendudukan Jepang sangat kecil.
b. 2. Merupakan
kota kecil di Kabupaten Karawang dan Letaknya jauhh dari jalan raya utama
Jakarta – Cirebon.
c. 3. Battalion
Peta Jakarta dan Rengasdengklok sering berlatih bersama sehingga jika ada
gerakan dari pasukan Jepang dapat dengan mudah diketahui dan dihalangi.
d. 4. Letak
rengasdengklok strategis sehingga dapat dengan mudah mengawasi tentara Jepang
yang hendak datang ke Rengasdengklok(Karawang).
Rencana pengamanan
Soekarno-Hatta tersebut berjalan lancar karena juga mendapatkan dukungan perlengkapan
perlengkapan tentara Peta dari Codanto Latief Hendraningrat yang pada saat itu
sedang menggantikan Daidanco Kasman Singodimedjo yang sedang bertugas ke
Bandung. Soekarno-Hatta baru dibebaskan setelah Ahmad Soebardjo menjemput ke
Rengasdengklok. Ahmad Soebardjo
menjaminkan nyawanya apabila
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia gagal diumumkan pada keesokan harinya
(tanggal 17 Agustus 1945) selambat lambatnya pukul 12.00 WIB. Denganadanya
jaminan tersebut maka Komandan Kompi Peta, Rengasdengklok, Shodanco Soebeno
bersedia melepaskan Ir. Soekarno beserta keluarga dan Drs. Mohammad Hatta
kembali ke Jakarta.
Akhirnya, dengan persetujuan para pendiri negara , baik
golongan tua maupun golongan muda pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa
Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaannya. Naskah proklamasi dibacakan
oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta atas nama bangsa Indonesia. Sehari setelah
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 18
Agustus 1945, PPKI mengesahkan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang dikenal dengan UUD 1945
sebagai konstitusi pertama.
Sebelum mengesahkan UUD NRI, Drs. Moh Hatta menyatakan
bahwa ada utusan dari Indonesia bagian Timur yang menemuinya. Rakyat Indonesia
bagian Timur mengusulkan agar ada alinea ke empat preambul, dibelakang kata “ketuhanan” yang
berbunyi ...dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya” agar
dihapus. Jika tidak dihapus, rakyat Indonesia bagian Timur lebih baik
memisahkan diri dari Negara Republik Indonesia yang baru saja diproklamirkan.
Setelah semua menyepakati isi Piagam Jakarta, maka pada
tanggal 18 Agustus 1945, PPKI mengadakan sidang pertama yang menghasilkan
kesepakatan sebagai berikut :
a. Mengesahkan
Undang-Undang Dasar 1945
b. Memilih
dan mengangkat Ir. Soekarno sebagai Presiden serta Drs. Moh Hatta sebagai Wakil
Presiden
c. Membentuk
Komite Nasional Indonesia sebagai lembaga yang membantu Presiden dalam
melaksanakan tugas-tugasnya.
Tugas:
Anak-anak, materi
diatas kalian baca, lalu kerjakan soal di link berikut:
Sebelum pertemuan kita
akhiri mari kita baca hamdalah bersama.
“Alhamdulillahhi Robbil Alamin”.
Wassalamu’alaikum.
Tetap semangat belajar
anak-anakku, jaga kesehatan dengan
selalu menerapkan Prokes !
Ryo setiawan
BalasHapus7B
27
Nova salsabila noor arifah
BalasHapus7c
24
Muh Arya PBN
BalasHapus7c
18
Riana Dwi Prastiwi
BalasHapus7E
24
Fatikhah Nur Ikhsan
BalasHapus7E
11
Clara Sinta
BalasHapus7c
6
Hafid Hijra Fahriza
BalasHapus7f
16
Karina nan tidarantau
BalasHapus14
7E
Diki frediyansyah
BalasHapus7C
8
Endra Ahmad Prasetya
BalasHapus7b
9
Jasmin Dwi Nurani
BalasHapus16
7C
Muhammad Rayhan Saputra
BalasHapus25
7f
Renata oktaviana putri
BalasHapus7E
23
Cantika kaila Kurnia elisa
BalasHapus8
7F
Febrianika Dika Ardana
BalasHapus7b
11
Azkiya mutiara
BalasHapus7A
6
Sifa aninda putri
BalasHapus7D
25
Adeliasari Kusumaningtyas
BalasHapus7F
1
Piaggio Cindy Murti
BalasHapus7F
27
Rio Aldiansyah
BalasHapus7B
26
Nurul Azkiya Mozza
BalasHapus7A
23
Niken ayu lestari
BalasHapus7C
21
Andri Santoso
BalasHapus7D
5
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSaharani azzahra
BalasHapus27
7E
Angga wahyu pratama
BalasHapus7D
6
Galang adita pratama
BalasHapus7E
12
Alfanda Dewa Candra Priyatna
BalasHapus03/7D
Hadir
Lila Nur Sari
BalasHapus16
7E
Denisa Putri Anggraeni
BalasHapus7F
10
Fajar sebastian coe
BalasHapus7C
11
BRIYAN YUDHA RAVITO NOVA
BalasHapus7E
4
C.aulia afani
BalasHapus7D
10
Diptya Luthfan Nabil
BalasHapus7b
7
Zaid Muhaiminun Anwa
BalasHapus7A
31
Sholihatul Mardliyah
BalasHapus7A
29
Muhammad Raka Jannata
BalasHapus7B
19
Humaira Azzahra Ramadhani
BalasHapus17
7F
Diana Alya Fadia
BalasHapus7C
7
MUHAMMAD NUR AL FATHONI
BalasHapus7E
20
Sifa kurniawati
BalasHapus7C
29
Muhammad Hasbi 7E no.absen 19
BalasHapusNirwasita Afra Budiandini
BalasHapus7c
22
Nama : Atika Saputri
BalasHapusKelas : 7A
Nomor absen : 4